Sang Patriot Dalam Hidup Kita

Saya sangat terkesan dengan sebuah video pendek dari Historia yang tampil di timeline facebook saya. yang menampilkan kisah heroik Pierre Tendean dalam menjalankan tugasnya sebagai ajudan Jendral Nasution.

“Dimana Nasution? Saya Nasution!”, Jawab Pierre Tendean tanpa ragu. Itulah sepotong dialog paling populer yang mengajarkan bangsa ini tentang arti kesetiaan dan tanggung jawab. Sebuah pelajaran yang sangat mahal harganya.

Sejarah memang tidak mesti harus di pelajari, melainkan kita di tuntut untuk mengambil pelajaran dari cerita masa lampau tersebut. Makanya Bung Karno dalam pesannya, mengingatkan anak bangsa ini untuk tidak melupakan sejarah. Karena dia paham betul bahwa jika sejarah hanyalah buku yang dibaca saja, maka orang bisa lupa.

Terkadang kita sering sekali lupa, bahwa dalam hidup ini ada orang yang rela mengaku sebagai Nasution dalam perjalanan hidup kita, dalam menyelamatkan karir kita. Perangai mereka seperti Pierre Tendean, tuntas dalam menjalankan tugas dan tak banyak bicara. Sampai-sampai Anda tidak tau bagaimana pengorbanan mereka.

Dulu saat saya memegang tim, salah satu rekan kerja saya bercerita, bahwa ada salah satu staff saya yang sering membela saya di hadapan atasan saya. Bahkan pernah satu kali ketika saya salah mengambil kebijakan dan berakibat kerugian besar bagi perusahaan, lagi-lagi staff saya tersebut pasang badan. Bahwa dirinyalah yang salah karena salah menerjemahkan perintah saya.

Sayangnya, cerita-cerita heroik dari para staff tersebut saya dengar belakangan setelah saya resign.

Ada parasaan berdosa yang tiba-tiba menerkam jantung saya, mengingat kembali bagaimana saya memperlakukan dia dulu. Terkadang saya harus membentak dia dan cenderung kurang memperhatikannya.

Tapi perasaan itu sudah tak ada gunanya lagi, toh tidak bisa merubah keadaan, tidak bisa membantu dia dalam memperjuangkan karirnya. Faktanya saya sudah resign dan bukan siapa-siapa lagi di perusahaan tersebut.

Cobalah luangkan waktu untuk berfikir sejenak, menaggalkan beban kerja dan seraya mengingat-ingat lagi wajah orang-orang yang ada disekitar kita. Pejamkan mata, dan bukalah hati, barang kali bisa terlintas wajah orang yang mengaku nasution dalam hidup Anda.

Mungkin kita sadar bahwa dalam perjalanan hidup ini ada orang yang rela menjadi tameng untuk keselamatan kita, sayangnya kehadiran mereka tidak bisa kita sadari. Karena jiwa-jiwa bak Pierre Tendean memang cenderung senyap dan diam namun totalitas dalam tugas.

Pertanyaanya, Siapakah Pierre Tendean dalam hidup Anda? Sudahkan memberi penghormatan kepadanya? Jangan sampai Anda baru sadar saat Pierre Tendean sudah di tangkap dan telah tiada.

Terima Kasih Letnan Satu, Pierre AndreasTendean. Sikap patriot Anda banyak menginspirasi negeri ini.

Menarik Lainnya

Tinggalkan komentar